kali ini saya akan memposting totorial FTP Anymouse dan Basic
Tutorial Membuat Web Server Dan Menambahkan subdomain
1. Buka
server meneger, kemudian pilih “add roles” atau klik kanan “add roles”
2. Kemudian
pada server roles, centang atau pilih “web server (ISS)” dan kemudian klik next3. Kemudian klik next lagi
4. Lalu cari roles service yang bernama “FTP Server” kemudian centangkan pada kolom yg tersedia dan kemudian klik next
5. Kemudian klik Install
7. Jika sukses akan muncul gambar seperti ini dan klik close
8. Kemudian
kita cek di Internet Explorer dan masukkan alamat komputer kita, disini ane
bikin “mars.local” dan akan muncul gambar seperti dibawah ini yang
menandakan kita telah berhasil mengisntal web server
9. Kemudian
kita kembali lagi pada menu “roles” untuk membuat subdomain dan kita pilih “Web
Server (ISS)” (Web server muncul setelah kita selesai menginstal web server)
10. Lalu
klik logo tambah atau klik 2 kali pada webserver dan akan muncul “Internet
Information Service” dan klik 2 kali pada “PDC”
11. Setelah
itu pilih “site”
12. Klik
kanan dan pilih “add site”
13. Kemudian
pada kolom site name ane buat “server” dan kemudian pada kolom physical path
ane letakkan di C:\inetpub\ww1 kemudian pada host name ane buat
www.mars.local seperti pada gambar dan klik OK
14. Setelah
berhasil subdomain yang kalian buat akan terdaftar di “site” dengan nama yang
sesuai kalian buat
15. Kemudian
akan kita daftarkan DNS Hostnya di DNS > PDC > Forward Lookup > mars.local dan klik kanan pilih new host (A or AAAA)
16. Kemudian
isikan kolom name seperti apa yang kalian buat sebelumnya dan isikan ip address
server kalian dan ceklis “Created associated Pointer (PTR) record dan kemudian
klik OK
17. Klik
OK lagi, dan klik “done”
18. setelah
selesai.. sekarang kita akan membuat file html dengan menggunakan notepad dan
isikan seperti pada gambar, lalu
save di local disk C > inerpub > ww1 dan save dengan nama index.html
kemudain pada kolom save type as pilih “all files” dan klik save
19. kemudian
kita akan mencoba file html tadi. Pada teksbar internet explorer ketikkan
www.mars.local (alamat ini sesuai dengan yang kita daftarkan pada dns host
tadi)
okeee, sekian tutorial
kali ini, jika ada kekurangan mohon segera diberitahu melalui comment dibawah ini agar bisa disempurnakan
lagi... terima kasih
Apa Itu Cloud Computing ??
Cloud Computing? pasti banyak dari para pembaca yang sudah sering
dengar kata tersebut, atau jika belum pernah dengar, mungkin pernah dengar
istilah dalam bahasa Indonesia-nya, yaitu “Komputasi Awan”. Ada banyak
sudut pandang untuk menjelaskan apa itu Cloud Computing, Wikipedia
sendiri menjelaskan Cloud Computing seperti disini Mungkin bagi orang
awam, ketika baca penjelasan tersebut masih belum jelas. Untuk itu, saya akan
coba menjelaskan-nya dengan bahasa yang lebih mudah dengan analogi dibawah ini.
Tentu kita semua adalah para pemakai listrik dalam
kehidupan sehari-hari. Untuk bisa menikmati listrik, kita tidak perlu
mendirikan infrastruktur pembangkit listrik sendiri kan? yang perlu kita
lakukan adalah mendaftar ke PLN, dan kita tinggal bayar biaya listrik berdasarkan
jumlah penggunaan kita tiap bulan. Saat kita butuh daya tambahan karena suatu
tujuan khusus (misal-nya kita ada acara nikahan), kita tinggal bilang ke PLN
untuk tambah daya, dan suatu saat nanti ketika ingin turun daya lagi, kita
tinggal bilang juga ke PLN. Bisa dikatakan penambahan daya listrik ini
sifat-nya Elastik dan (harus-nya) bisa dilakukan segera.
Ketika memakai layanan listrik dari PLN, kita tidak
perlu pusing untuk memikirkan bagaimana PLN memenuhi kebutuhan listrik kita,
bagaimana ketika mereka ada kerusakan alat, bagaimana proses perawatan
alat-alat tersebut, dsb. Inti-nya kita cukup tahu bahwa kita bisa menikmati
listrik dan berkewajiban membayar biaya tersebut tiap bulan, sedangkan PLN
sendiri berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan kita berdasarkan level layanan
mereka.
Nah, analogi PLN diatas, adalah sedikit gambaran Cloud
Computing, dimana Cloud Computing ini bertugas untuk memberikan
layanan dan kita adalah user/pemakai dari layanan tersebut. Kita tidak perlu
pusing memikirkan bagaimana mereka (penyedia layananan Cloud Computing)
menyedikan layanan tersebut, yang penting mereka bisa memberikan standar
layanan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Untuk biaya layanan kita tinggal
bayar berdasarkan pemakaian. Saat kita butuh tambahan layanan, kita bisa
meminta segera penambahan layanan tersebut, dan juga sebalik-nya (ELASTIS).
Berdasarkan jenis layanan-nya, Cloud Computing dibagi
menjadi berikut ini:
- Software as a Service (SaaS)
- Platform as a Service (PaaS)
- Infrastructure as a Service (IaaS)
Dibawah ini kita bahas, masing-masing jenis layanan
diatas:
- Software as a Service (SaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita tinggal memakai software (perangkat lunak) yang telah disediakan. Kita cukup tahu bahwa perangkat lunak bisa berjalan dan bisa digunakan dengan baik. Contoh: layanan email publik (Gmail, YahooMail, Hotmail, dsb), social network (Facebook, Twitter, dsb) instant messaging (YahooMessenger, Skype, GTalk, dsb) dan masih banyak lagi yang lain. Dalam perkembangan-nya, banyak perangkat lunak yang dulu hanya kita bisa nikmati dengan menginstall aplikasi tersebut di komputer kita (on-premise) mulai bisa kita nikmati lewat Cloud Computing. Keuntungan-nya, kita tidak perlu membeli lisensi dan tinggal terkoneksi ke internet untuk memakai-nya. Contoh: Microsoft Office yang sekarang kita bisa nikmati lewat Office 365, Adobe Suite yang bisa kita nikmati lewat Adobe Creative Cloud, dsb.
- Platform as a Service (PaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita menyewa “rumah” berikut lingkungan-nya (sistem operasi, network, databbase engine, framework aplikasi, dll), untuk menjalankan aplikasi yang kita buat. Kita tidak perlu pusing untuk menyiapkan “rumah” dan memelihara “rumah” tersebut. Yang penting aplikasi yang kita buat bisa berjalan dengan baik di “rumah” tersebut. Untuk pemeliharaan “rumah” ini menjadi tanggung jawab dari penyedia layanan. Sebagai analogi, misal-nya kita sewa kamar hotel, kita tinggal tidur di kamar yang sudah kita sewa, tanpa peduli bagaimana “perawatan” dari kamar dan lingkungan-nya. Yang penting, kita bisa nyaman tinggal di kamar itu, jika suatu saat kita dibuat tidak nyaman, tinggal cabut dan pindah ke hotel lain yang lebih bagus layanan-nya. Contoh penyedia layanan PaaS ini adalah: Amazon Web Service, Windows Azure, bahkan tradisional hosting-pun merupakan contoh dari PaaS. Keuntungan dari PaaS adalah kita sebagai pengembang bisa fokus pada aplikasi yang kita buat, tidak perlu memikirkan operasional dari “rumah” untuk aplikasi yang kita buat.
Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana
kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb).
Kita bisa definisikan berapa besar-nya unit komputasi (CPU), penyimpanan
data (storage) , memory (RAM), bandwith, dan konfigurasi lain-nya
yang akan kita sewa. Mudah-nya, IaaS ini adalah menyewa komputer virtual
yang masih kosong, dimana setelah komputer ini disewa kita bisa menggunakan-nya
terserah dari kebutuhan kita. Kita bisa install sistem operasi dan aplikasi
apapun diatas-nya. Contoh penyedia layanan IaaS ini adalah: Amazon EC2, Windows Azure (soon), TelkomCloud, BizNetCloud, dsb.
Keuntungan dari IaaS ini adalah kita tidak perlu membeli komputer fisik,
dan konfigurasi komputer virtual tersebut bisa kita rubah (scale up/scale
down) dengan mudah. Sebagai contoh, saat komputer virtual tersebut sudah
kelebihan beban, kita bisa tambahkan CPU, RAM, Storage dsb dengan segera.
Langganan:
Postingan (Atom)






















